u3-Screenshot_2026-03-25-11-45-14-341_com.miui_.gallery-edit
Reruntuhan Mahligai

Dulu

Ku bangun mahligai masyhur tempat renjanaku berlabuh

Renjana yang terlampau besar untuk seorang insan belaka

Tiap sudutnya ku lirik elok-elok 

Agar mahligai ini kan menunjukkan betapa besarnya renjana atmaku

 

Dan kini

Mahligai itu

Ku binasakan tanpa kenal henti

Renjanaku luluh lantak di sana

Ia menyerah pada jemari realita

Bahwa jika ku dekap asa ini selamanya

Maka di sana lah aku

Jadi manusia rongsokan 

 

Tidak ada apa-apanya 

Tak ada gunanya

Tak ada artinya

 

Setidaknya,

Sekarang hanya reruntuhan Mahligai yang tersisa

Biarlah aku dijumputi kehampaan 

Karena cahaya yang engkau tawarkan 

Bukanlah cahaya yang akan membawaku pulang

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait