Apalah daya suatu logika
Bila eksistensinya tergores oleh sayatan emosional
Bila segelintir variabel kenyataan
Didemonstrasi oleh setan-setan kecil dalam kepala
Katakan, logika mana yang akan tahan?
Apalah daya suatu keteguhan
Bila semesta terus melemparkan panggung kehancuran
Bila lumpur hisab kebinasaan menjerat kakinya
Katakan, keteguhan mana yang tidak menyerah?
Apalah daya suatu eksistensi dari realita
Dilahirkan agar manusia dijumputi kesadaran
Agar kehidupan adalah tentang bagaimana seharusnya kehidupan
Agar bernafas tidak dirasa jadi sebuah kutukan
Namun semua itu dilucuti oleh setan-setan kecil di dalam kepala
Setan-setan kecil yang berlebihan
Hidup memberikannya sebungkus coklat
Namun malah dianggapnya sebagai kue megah
Lalu hidup memberi potongan duri kecil
Malah dipikirnya adalah pisau tajam
Setan-setan kecil itu
Pada dasarnya hanyalah perwujudan kecil
Yang terlalu menyita kepala sendiri
Gelagat mereka nakal tiada ampunnya
Tiada batas melebihi kenakalan anak-anak
Apalah daya sang manusia
Jika tunduk pada setan-setan kecil yang nakal
