u3-IMG-20260325-WA0016
Apalah Daya

Apalah daya suatu logika

Bila eksistensinya tergores oleh sayatan emosional

Bila segelintir variabel kenyataan 

Didemonstrasi oleh setan-setan kecil dalam kepala

Katakan, logika mana yang akan tahan?

 

Apalah daya suatu keteguhan 

Bila semesta terus melemparkan panggung kehancuran 

Bila lumpur hisab kebinasaan menjerat kakinya

Katakan, keteguhan mana yang tidak menyerah?

 

Apalah daya suatu eksistensi dari realita

Dilahirkan agar manusia dijumputi kesadaran

Agar kehidupan adalah tentang bagaimana seharusnya kehidupan 

Agar bernafas tidak dirasa jadi sebuah kutukan

Namun semua itu dilucuti oleh setan-setan kecil di dalam kepala

Setan-setan kecil yang berlebihan

 

Hidup memberikannya sebungkus coklat

Namun malah dianggapnya sebagai kue megah

Lalu hidup memberi potongan duri kecil 

Malah dipikirnya adalah pisau tajam

 

Setan-setan kecil itu

Pada dasarnya hanyalah perwujudan kecil

Yang terlalu menyita kepala sendiri

Gelagat mereka nakal tiada ampunnya

Tiada batas melebihi kenakalan anak-anak 

 

Apalah daya sang manusia

Jika tunduk pada setan-setan kecil yang nakal

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait